| dc.description.abstract | Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kejadian dirofilariosis pada anjing ras yang diimpor melalui Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno- Hatta pada bulan Juli 2008-Maret 2009. Infeksi Dirofilaria immitis dideteksi dengan metode Knott dan uji serologis dengan metode ELISA, menggunakan Antigen Test Kit Canine Heart Worm (DiroCHEK®) yang tersedia secara komersial. Pemeriksaan secara mikroskopis, menunjukan bahwa tidak ada mikrofilaria dalam 48 sampel yang diperiksa dengan metode Knott dan hanya satu sampel (4,2%) menunjukan hasil positif dari 24 sampel yang diperiksa dengan uji ELISA. Anjing yang positif adalah anjing betina berumur >6 tahun. Faktor predisposisi yang kemungkinan mempengaruhi kejadian dirofilariosis adalah umur, jenis kelamin, dan jenis rambut… | id |