Show simple item record

dc.contributor.advisorHandharyani, Ekowati
dc.contributor.advisorWinarto, Adi
dc.contributor.authorPratidina, Vita Samastha
dc.date.accessioned2024-05-16T00:47:40Z
dc.date.available2024-05-16T00:47:40Z
dc.date.issued2009
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/149957
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permberian diet tempe terhadap proses persembuhan luka pada kulit tikus model diabetes melitus. Sebanyak 12 ekor tikus Sprague-Dawley berumur 8 minggu digunakan pada penelitian ini. Tikus dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu K1 (kontrol), K2 (diinduksi streptozotosin), TI (diinduksi streptozotosin dan diberi tempe 1) dan T2 (diinduksi streptozotosin dan diberi tempe 2). Pada hari ke-7 pasca induksi, tikus dianestesi kemudian dilakukan perlukaan dibagian punggung dengan ukuran 0,8 x 0,8 cm dan pada hari yang sama dilakukan pemberian tempe setiap harinya sampai hari ke-21. Pengamatan persembuhan luka dilakukan dengan mengamati perkembangan persembuhan luka secara patologi anatomis sedangkan secara histopatologis dilakukan pengamatan terhadap parameter persembuhan luka yaitu neutrofil, limfosit, neokapilerisasi, fibroblas dan reepitelisasi. Hasil pengamatan patologi anatomis menunjukkan bahwa pemberian tempe dapat meningkatkan proses persembuhan luka. Hasil pengamatan histopatologis menunjukkan bahwa pemberian tempe dapat memacu terjadinya proses maturasi sehingga persembuhan luka akan berlangsung lebih cepat….id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh diet tempe terhadap proses persembuhan luka pada kulit tikus model diabetes melitusid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordRatsid
dc.subject.keywordDiabetesid
dc.subject.keywordTempeid
dc.subject.keywordWound healingid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record