| dc.description.abstract | Simbiosis fungi Vesikular-Arbuskular Mikoriza (VAM) dengan akar tanaman dapat membantu meningkatkan penyerapan unsur P. Penelitian inokulasi mikoriza pada tanah nonsteril masih jarang dilakukan, disamping itu persaingan spesies yang diintroduksikan dengan mikroorganisme dalam ta- nah dapat terjadi pada tanah nonsteril. Penelitian ini bertujuan untuk melihat respon tanaman terhadap inokulasi mikoriza pada tanah steril dan nonsteril serta penambahan bahan organik dan kapur.
Tanah disterilisasi dengan iradiasi sinar Gamma dengan dosis 3.6 Mrep. Kemudian pada 18 pot diisikan 5 kg BKU (Bobot Kering Udara) tanah steril dan pada 18 pot yang lain dengan tanah nonsteril. Pada masing-masing pot ditambahkar 250 ppm P pupuk TSP yang sudah digiling halus, kemudian ta- nah diinkubasi selama 2 bulan. Selanjutnya percobaan dirancang dalam 3 faktor perlakuan yaitu: sterilisasi tanah (So nonsteril, S₁= steril); inokulasi mikoriza (M= non- inokulasi, M₁ inokulasi); input tambahan (BO= bahan organik, KP kapur, KT kontrol). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Faktorial Acak lengkap dengan tiga kali ulangan.
Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman pada umur 5 minggu, bobot kering tanaman, kadar dan serapan unsur N, P, K, serta derajat infeksi mikoriza.
Sterilisasi tanah dengan sinar Gamma secara tidak langsung nyata meningkatkan tinggi tanaman, bobot kering bagian atas, serapan N total, dan serapan N bagian atas tanaman. Inokulasi mikoriza nyata menurunkan tinggi ta- naman. Pemberian bahan organik dan kapur nyata mening- katkan tinggi tanaman, bobot kering serta serapan unsur N dan P tanaman. Semua faktor perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap serapan K tanaman. Pemberian bahan organik menyebabkan infeksi mikoriza meningkat pada tanah steril. | id |