| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh kalsit dan kotoran sapi terhadap sifat kimia tanah dan pertumbuhan vegetatif serta pembintilan akar kedelai.
Percobaan ini disusun menurut Rancangan Faktorial Rancangan Acak Lengkap. Kalsit merupakan faktor dalam pertama dengan dua taraf yaitu tanpa dan dengan kalsit (2 ton/ha). Sedangkan kotoran sapi sebagai faktor kedua dengan lima taraf yaitu tanpa dan dengan kotoran sapi sehingga dalam tanah kadar C-organik menjadi 2, 4, 6, dan 8 %.
Pengaruh kalsit dan kotoran sapi berpengaruh sangat nyata meningkatkan jumlah daun, berat basah dan kering bagian atas dan akar, panjang akar, jumlah bintil (total, efektif, tidak efektif), berat basah bintil (total, tidak efektif), serapan (P, K, Mn, Ca, Mg), PH H₂O, serta merunkan serapan Mn dan Al dd. Kotoran sapi memberikan. respon linier pada jumlah daun, berat basah dan kering (bagian atas dan akar), panjang akar, jumlah bintil total dan tidak efektif, berat basah bintil tidak efektif, berat kering bintil total dan tidak efektif. Sedangkan respon kwadratik terlihat pada jumlah bintil efektif, berat basah bintil total dan efektif, berat kering efektif, berat basah dan kering bintil efektif yang tanpa dan diberi kalsit.
Jumlah bintil efektif, berat basah bintil total, bintil efektif, dan berat kering bintil efektif mempunyai nilai maksimum pada dosis kotoran sapi 6.75, 6.40, 5.60, dan 5.30 % C-organik. Sedangkan Aldd mencapai nilai minimum pada dosis kotoran sapi 5.80 % C-organik. | id |