| dc.description.abstract | Analisis pangkalan data spasial membantu pengelolaan, perencanaan, dan pembuatan keputusan suatu sumberdaya. Model kartografi seperti klasifikasi penutup lahan merupakan penggabungan suatu jenis keragaman spasial dengan fungsi-fungsi analisis. Keragaman data ordinal tetangga adalah suatu keragaman spasial yang menyangkut penerapan dari sistem informasi geografi.
Generalisasi kartografi membantu dalam menyampaikan informasi, meningkatkan efektifitas komunikasi melalui serangkaian manipulasi data dengan harapan supaya tujuan interpretasi berhasil. Proses generalisasi meliputi simplifikasi, klasifikasi, simbolisasi, dan reduksi.
Suatu teknik klasifikasi penghalusan telah dikembangkan untuk memperbaiki citra hasil klasifikasi penutup lahan yang banyak mengandung derau. Operator penghalusan bekerja efektif dalam menghilangkan derau berupa piksel-piksel pencilan yang tidak terklasifikasi atau berbeda dengan mayoritas kelas tetangga. Dengan teknik ini akan terhindar klasifikasi yang menyerupai pola sisik ikan sehingga memudahkan dalam interpretasi citra Sebuah
teknik yang
memanfaatkan
BCM (Binary
Comparison Matrix) telah dikembangkan untuk melakukan
suatu fungsi tetangga pada suatu kolom kerja format
pangkalan data. Teknik ini menetapkan suatu nilai indeks
pada piksel pusat dari piksel tetangga.
Fungsi ini peka
terhadap jumlah kelas tetangga dan frekuensi piksel dalam
masing-masing kelas. Penerapannya pada suatu pangkalan
data spasial citra MSS-Landsat dan citra SAR STAR-1 dari
daerah Kabupaten Kutai, Kalimantan Timur, menggambarkan
suatu distribusi numerik nilai indeks, dan pola spasial
yang ditunjukkan oleh nilai numerik.
Nilai-n
indeks
ini akan mewakili daerah tersebut sebagai parameter dalam
menilai tingkat keragamannya. | id |