Show simple item record

dc.contributor.advisorSatrija, Fadjar
dc.contributor.advisorSamarang
dc.contributor.authorDaud, DG Noor Syamimi
dc.date.accessioned2024-05-07T01:18:31Z
dc.date.available2024-05-07T01:18:31Z
dc.date.issued2013
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148811
dc.description.abstractSchistosomiasis japonicum merupakan zoonosis yang endemik menyerang manusia dan hewan di sekitar lembah Besoa, lembah Napu dan danau Lindu di Sulawesi Tengah, Indonesia. Enzyme Linked Immunosorbent Assay (ELISA) adalah teknik serodiagnosis yang sederhana, sensitif dan mudah digunakan untuk mendeteksi keberadaan antibodi pada penyakit parasitik. Penelitian ini bertujuan menentukan pengenceran serum yang optimal untuk memeriksa keberadaan antibodi anti Schistosoma japonicum pada manusia dengan pengujian ELISA tidak ingsung. Sebanyak 30 serum sampel digunakan dalam penelitian ini, yaitu 15 sampel positif dan 15 sampel negatif. Pengujian dilakukan dengan membandingkan antara pengenceran 1:50 dan 1:100. Hasil penelitian menunjukkan sensitivitas uji, spesifisitas uji dan tingkat akurasi pada pengenceran 1:50 lebih besar dibanding pada pengenceran 1:100 yaitu sebesar 80%, 86.7% dan 83.33%. Hasil menunjukkan bahwa optimasi ELISA tidak langsung yang baik adalah pada pengenceran 1:50. Data hasil penelitian ini juga diharapkan dapat melengkapi hasil penelitian di lapangan sebelumnya….id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcVeterinary Scienceid
dc.subject.ddcAnimal Diseases and Veterinary Healthid
dc.subject.ddcBogorid
dc.subject.ddcJawa Baratid
dc.titleOptimasi ELISA tidak langsung untuk memeriksa keberadaan antibodi anti Schistosoma japonicumid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordELISAid
dc.subject.keywordOptimizationid
dc.subject.keywordSchistosoma japonicumid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record