Show simple item record

dc.contributor.advisorPawitan, Hidayat
dc.contributor.authorWiyardi
dc.date.accessioned2024-05-06T07:28:43Z
dc.date.available2024-05-06T07:28:43Z
dc.date.issued1989
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148730
dc.description.abstractKopi merupakan mata dagangan sebagai bahan minuman yang tersebar luas di dunia, khususnya di daerah tropika. Produksi kopi dunia sejak awal abad ke-20 ini meningkat cukup pesat (Yahmadi, 1979). Produsen terbesar kopi du- nia adalah Brasil yang memasok hampir 20 persen kebutuhan dunia. Di pasar internasional jenis kopi yang dikenal adalah kopi Arabika dan Robusta. Dari data tahun 1971 sampai de- ngan 1981 didapat sumbangan kopi Robusta bagi produksi ko- pi dunia sekitar 30 persen (ICO, 1981). Pada tahun-tahun terakhir ini beberapa negara kawasan Asia mampu memasok 900 ribu. ton. Indonesia sebagai produsen kopi Robusta du- nia, setiap tahunnya mampu memasok rata-rata sekitar 300 ribu ton (Tabel 1). ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcTinjauan agroklimat terhadap pertumbuhan produksi tanaman kopi (Coffea robusta) di afdeling bantaran PT Perkebunan XXIII (Persero) kebun Bantaranid
dc.subject.ddcWlingiid
dc.subject.ddcBlitarid
dc.titleTinjauan agroklimat terhadap pertumbuhan produksi tanaman kopi (Coffea robusta) di afdeling bantaran PT Perkebunan XXIII (Persero) kebun Bantaran-Wlingi-Blitarid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record