Show simple item record

dc.contributor.advisorHariadi
dc.contributor.advisorSurjokusumo, M. Surjono
dc.contributor.authorRani, Nita Harviana
dc.date.accessioned2024-05-03T00:06:37Z
dc.date.available2024-05-03T00:06:37Z
dc.date.issued1994
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148319
dc.description.abstractIndustri hasil hutan semakin berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan terhadap produk dari kayu. Hal ini mengakibatkan jumlah kayu sebagai bahan baku yang harus disediakan juga meningkat, sehingga manusia harus lebih bijaksana dalam memanfaatkan kayu. Pemanfaatan kayu sebagai sumber bahan baku dalam industri pada umumnya akan menghasilkan limbah yang meru- pakan bagian dari kayu yang tidak dapat digunakan karena tidak memenuhi persyaratan bahan baku atau persyaratan produk jadi yang telah ditetapkan. Kenyataan ini member ikan kemungkinan dibangunnya industri penunjang yang dapat memanfaatkan limbah kayu dan secara ekonomis meng- untungkan. Industri Pengerjaan Kayu yang menghasilkan Laminated Board dapat diintegrasikan dengan industri Medium Density Fiberboard (MDF) karena tingkat persyaratan bahan baku yang berbeda. Bahan baku industri MDF dapat diperoleh dari limbah industri pengerjaan kayu (laminated board) karena tidak memerlukan bahan baku kayu dengan persyaratan yang tinggi. Pemanfaatan yang optimal dari tegakan yang dihasilkan berakibat meningkatnya nilai dari tegakan tersebut. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePeningkatan nilai tambah tegakan sengon (Paraserianthes falcataria) melalui penggunaanya sebagai bahan baku industri pengerjaan kayu dan medium density fiberboard (MDF)id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record