| dc.description.abstract | Tujuan Penelitian ini untuk mempelajari jumlah saluran interseluler pada Pinus merkusii dan hubungannya dengan cara pelukaan dari sadapan sistem Quarre, Rill, dan Portugis dan mempelajari hubungan antara jumlah saluran interseluler dengan produksi getahnya.
Percobaan ini menggunakan Uji T-Student untuk mengetahui perbedaan jumlah saluran interseluler masing-masing sistem sadapan (Quarre, Rill, Portugis) dan Regresi-Korelasi untuk mengetahui hubungan jumlah saluran interseluler dengan produksi getahnya. Satuan contoh dalam percobaan ini adalah individu pohon dengan 10 buah ulangan. Percobaan dilakukan dikawasan hutan KPH Sumedang, yaitu di RPH Tanjungkerta BKPH Tampomas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah rata-rata saluran interseluler dari ketiga sistem sadapan menunjukkan perbedaan yang sangat nyata pada ketiga sistem sada pan tersebut.
Jumlah saluran interseluler terbesar terdapat pada sadapan sistem Quarre, yaitu 570 saluran dengan luas bidang sadapan sebesar 20 cm², diikuti oleh jumlah saluran 2 interseluler dari sadapan sistem Rill, yaitu 315 dengan luas bidang sadapan sebesar 5,4 cm², dan jumlah saluran interseluler terendah dari sadapan sistem Portugis, yaitu 224 saluran dengan luas bidang sadapan sebesar 2,0 cm². ... | id |