Show simple item record

dc.contributor.advisorSuparto, Rahardjo S.
dc.contributor.advisorHariadi
dc.contributor.authorWidyaningrum, Shinta Priaryuni
dc.date.accessioned2024-05-02T08:59:38Z
dc.date.available2024-05-02T08:59:38Z
dc.date.issued1991
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148305
dc.description.abstractPemanenan hasil hutan merupakan salah satu pelaksanaan kegiatan di bidang kehutanan yang penting artinya bagi pemanfaatan hasil hutan. Hasil hutan, terutama kayu, baru bermanfaat apabila dapat dikeluarkan dari hutan dan dijual kepada konsumen atau diolah di pabrik-pabrik pengolahan kayu. Untuk itu hasil hutan harus dapat dikeluarkan dengan lancar dan mudah. Untuk kelancaran pengeluaran tersebut perlu adanya keseimbangan antara kegiatan penebangan, penyaradan dan pengangkutan. Di hutan jati sering ditemui kayu yang menumpuk di petak tebang karena tidak dapat disarad ke tempat pengumpulan. Hal ini dapat mengganggu kegiatan penebangan dan pengangkutan. Tujuan penelitian ini adalah menekan sisa kayu yang tidak dapat disarad dan mengatasi kelambatan kayu karena pengangkutan hanya sedikit kayu yang dapat disarad dari dalam hutan ke tempat pengumpulan melalui penetapan perbandingan jumlah yang tepat antara blandong tebang dan sapi sarad. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan dengan Agustus Juli sampai 1990 di BKPH Pradok, KPH Bojonegoro Perum Perhutani Unit II Jawa Timur. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcKehutananid
dc.subject.ddcTeknologi haasil hutanid
dc.titleStudi kesesuaian perbandingan jumlah blandong tebang dan sapi sarad di BKPH Pradok, KPH Bojonegoro Perum Perhutani Unit II Jawa Timurid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordBlandong saradid
dc.subject.keywordSapi saradPengangkutan kayuid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record