Show simple item record

dc.contributor.advisorTarumingkeng, Rudy C.
dc.contributor.advisorNandika, Dodi
dc.contributor.authorMunif, Abdul
dc.date.accessioned2024-05-02T07:25:46Z
dc.date.available2024-05-02T07:25:46Z
dc.date.issued1995
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148271
dc.description.abstractSurabaya merupakan kota terbesar kedua yang perkembangan industrinya cukup pesat. Sampai pertengahan tahun 1990 jumlah industrinya sudah mencapai 783 unit. Kehadiran berbagai industri yang tersebar di Surabaya telah mengundang banyak orang untuk menimba prestasi di sana. Hal ini menyebabkan jumlah penduduknya yang cukup tinggi, yaitu 2.473.772 jiwa sampai tahun 1990. Dengan jumlah penduduk yang cukup tinggi tersebut perlu dipikirkan penyediaan kebutuhan perumahan beserta fasilitas umum yang memadai. Sampai tahun 1990 telah dibangun 11.625 unit perumahan yang dibangun oleh pihak Perum Perumnas dan 13.464 unit perumahan yang dibangun oleh BTN. Belum lagi pembangunan gedung yang berfungsi sebagai sarana umum seperti kantor, sekolah, rumah sakit, pasar dan lain-lain. Semua itu jelas merupakan asset yang harus dikelola sebaik-baiknya, termasuk melindungi dari berbagai ancaman kerusakan agar umur pakainya dapat optimal. Di pihak lain kenyataan menunjukkan bahwa kerusakan bangunan perumahan akibat serangan rayap (Insecta: Isoptera) juga cukup besar. Terjadinya serangan rayap tersebut dipengaruhi oleh kondisi biofisik tapak (site) dan kondisi bangunannya sendiri. Dalam hal ini serangan rayap terkait dengan keragaman jenis rayap dan kelimpahan populasinya serta kerentaan (susceptability) bangunan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleKeanekaragaman rayap perusak bangunan dan kasus serangannya pada perumahan di Kotamadya Surabayaid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record