| dc.description.abstract | Kegiatan pengangkutan kayu merupakan bagian dari pemanenan kayu yang membutuhkan perhatian utama, mengingat hutan di Indonesia tumbuh tersebar di daerah bertopografi beragam. Angkutan yang paling pendek dan paling murah adalah yang melalui jalan lurus. Akan tetapi, pada umumnya topografi di daerah berhutan tidak datar, bergelombang, berbukit-bukit sampai bergunung-gunung. Sehingga jaringan jalan yang dibuat tidak selalu lurus seperti yang diharapkan, tetapi terdapat tanjakan, turunan dan belokan-belokan.
Produktivitas angkutan kayu di areal dengan lereng datar akan berbeda dengan di areal yang curam. Keadaan jalan seperti tanjakan dan turunan, jari-jari belokan dan lebar jalan akan berpengaruh terhadap besarnya kecepatan alat angkut yang selanjutnya akan mempengaruhi produktivitasnya.
Kegiatan pengangkutan kayu di PT. ITCI meliputi dua jenis pengangkutan, yaitu pengangkutan dari lokasi tebangan Meratus (Km 82) dan Sepaku (Km 88) ke TPK Antara (Relay Yard) di Km 41 dan pengangkutan dari TPK Antara ke TPK Akhir (Sort Yard) di Kenangan (Km2). ... | id |