Pengaruh penambahan suhu maksimum pemasakan dalam pembuatan pulp soda antrakinon dari limbah kelapa sawit (Elaeis guineensis JACQ)
View/ Open
Date
1995Author
Utama, M.Darma
Sofyan, Kurnia
Tobing, Nursyamsu B.
Metadata
Show full item recordAbstract
Di Indonesia, pada saat ini industri pulp dan kertas sedang dikembangkan sebagai komoditi ekspor non migas andalan karena pangsa pasarnya di dunia cukup tinggi. Hal ini didukung oleh potensi Indonesia yang cukup tinggi di dalam penyediaan bahan baku industri tersebut.
Di samping bahan baku kayu, limbah pertanian juga masih merupakan bahan baku penting untuk industri pulp dan kertas. Salah satu limbah pertanian yang cukup potensial untuk dijadikan bahan baku pulp dan kertas adalah limbah kelapa sawit yang berupa tandan kosong, serat perasan buah dan pelepah. Karena menurut laporan BPS 1990 selama periode 1984-1989 khusus untuk perkebunan kelapa sawit, pertumbuhan luas areal rata-rata 11,7% pertahun. Dengan bertambahnya luas areal perkebunan tersebut akan mendorong peningkatan jumlah industri pengolahan kelapa sawit yang akan meningkatkan pula limbah buangan, baik yang berupa limbah industri (serat perasan buah) maupun limbah perkebunan (tandan kosong dan pelepah).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan suhu maksimum pemasakan pada proses soda antrakinon terhadap sifat pulp limbah kelapa sawit. ...
Collections
- UT - Forestry Products [2483]

