Show simple item record

dc.contributor.advisorAstiana
dc.contributor.authorIman, Mochammad
dc.date.accessioned2024-04-26T02:58:38Z
dc.date.available2024-04-26T02:58:38Z
dc.date.issued1986
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/147464
dc.description.abstractKulit Telur di Indonesia dewasa ini masih merupakan limbah pertanian yang tidak bernilai ekonomis, artinya kulit telur dianggap sampah setelah bagian dalam telurnya diambil. Kulit telur dapat dimanfaatkan karena mengandunga Ca dan Mg. Kulit telur yang digunakan untuk perlakuan dibuat dalam bentuk bubuk dengan kehalusan 350 mikron atau setara dengan 42 mesh. Penambahan kulit telur yang dicobakan berdosis 0, 7.14 dan 14.28 ton kulit telur per hektar. Untuk perlakuan lamanya inkubasi dicobakan 0, 15 dan 30 hari. Pemberian bahan kulit telur dapat memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap sifat-sifat kimia tanah dan perbaikan tumbuh tanaman. Pemberian dosis kulit telur secara nyata meningkatkan pH tanah, menurunkan kandungan Al tanah, meningkatkan P-tersedia tanah, menurunkan kandungan K tanah, meningkatkan Ca dan Mg dalam tanah.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPengaruh pemberian kulit telur dan lamanya inkubasi terhadap serapan P, K, Ca, Mg tanaman kacang tanah ( Arachis hypogea L. ) dan beberapa sifat kimia latosol Darmagaid
dc.titlePengaruh pemberian kulit telur dan lamanya inkubasi terhadap serapan P, K, Ca, Mg tanaman kacang tanah ( Arachis hypogea L. ) dan beberapa sifat kimia latosol Darmagaid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record