Show simple item record

dc.contributor.advisorSastrosuwignyo, Sugiharso
dc.contributor.authorNoer, Zoelhery
dc.date.accessioned2024-04-25T02:54:48Z
dc.date.available2024-04-25T02:54:48Z
dc.date.issued1988
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/147275
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan pupuk organik yang berasal dari kotoran ayam, kambing dan sapi terhadap patogenitas Pythium sp. yang merupakan penyebab penyakit rebah kecambah. Penelitian dilakukan di rumah kaca dan laboratorium Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Penelitian ini dimulai pada bulan Januari sampai Maret 1988. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Dosis pupuk kandang yang digunakan adalah sebanyak 60 ton/ha. Setiap jenis pupuk kandang diinkubasikan ke tanah selama 0, 1, 2, 3 dan 4 minggu. Pengamatan dilakukan setelah masa inkubasi. Parameter yang diamati adalah persentase penyakit rebah kecambah dan populasi cendawan tanah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inkubasi pupuk kandang selama 4 minggu berpengaruh nyata terhadap penurunan persentase penyakit rebah kecambah. Populasi cendawan pada perlakukan pupuk kandang cenderung meningkat dengan bertambahnya periode inkubasi. Isolat cendawan yang banyak didapatkan adalah Aspergillus sp. dan Penicillium sp. Kedua cendawan tersebut bersifat antago- nist terhadap Pythium sp. Menurunnya persentase penyakit rebah kecambah akibat pemberian pupuk kandang berkaitan dengan meningkatnya populasi cendawan antagonis dalam tanah.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPengaruh Inkubasi Pupuk Kandang Terhadap Patogenitas Phytium spid
dc.titlePengaruh Inkubasi Pupuk Kandang Terhadap Patogenitas Phytium spid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record