Show simple item record

dc.contributor.advisorAbidin, Rachmatsjah
dc.contributor.advisorMatangaran, Juang Rata
dc.contributor.authorBuhari, Eko
dc.date.accessioned2024-04-23T04:22:19Z
dc.date.available2024-04-23T04:22:19Z
dc.date.issued1995
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146938
dc.description.abstractFaktor eksploitasi erat hubungannya dengan limbah pema- nenan kayu yang terjadi. Makin besar limbah yang terjadi berarti faktor eksploitasi semakin kecil. Limbah pemanenan ini dapat terjadi di tempat penebangan, sepanjang jalan sarad, sepanjang jalan angkutan, tempat pengumpulan dan tempat penimbunan. Perkembangan teknologi, keterampilan tenaga kerja dan ekonomi menyebabkan pemanfaatan kayu yang meningkat yang berarti penekanan terjadinya limbah. Hal ini menjadi latar belakang untuk meneliti kembali faktor eks- ploitasi yang berlaku sekarang. Besarnya angka bentuk batang untuk menduga volume batang bebas cabang jenis-jenis kayu rimba adalah 0.7. Penggunaan angka bentuk 0.7 sering menghasilkan dugaan yang terlalu tinggi dari keadaan yang sebenarnya. Selain itu besarnya angka bentuk ini diperoleh dari rata-rata semua jenis kayu rimba. Oleh karena itu perlu dicari besarnya angka bentuk batang suatu jenis pada kawasan hutan tertentu. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari proses pemanen- an hasil hutan, menentukan faktor bentuk, indeks pemanenan dan faktor eksploitasi jenis meranti (Shorea spp) serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleFaktor eksploitasi dan faktor bentuk lokal jenis meranti (Shorea spp.) si hutan alam : Studi kasus di HPH PT. Minas Pagai Lumber Corporation Propinsi Dati I Sumatera Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record