Show simple item record

dc.contributor.advisorSosrowarsono, Soemarsono
dc.contributor.advisorSastratmadja, A. Hidir
dc.contributor.authorZulhendri
dc.date.accessioned2024-04-19T07:02:35Z
dc.date.available2024-04-19T07:02:35Z
dc.date.issued1985
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146482
dc.description.abstractKedelai (Glycine max (L) Merr) merupakan salah satu tanaman anggota famili Leguminosae yang banyak ditanam di Indonesia. Tanaman ini bukan tanaman asli Indonesia, dan diduga berasal dari daratan Cina, yang kemudian dibawa ke Jepang, Korea dan Indonesia. Di Indonesia kedelai ditanam terutama di Jawa, Lampung, Bali dan Nusa Tenggara Barat dengan luas pertanaman sekitar 850 000 hektar (Sumarno, 1984). Kedelai merupakan tanaman palawija yang sering ditanam di tanah-tanah sawah. Penanaman biasanya dilakukan setelah pad dipanen, baik secara monokultur maupun tumpang sari. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPengamtan Serangga Hama Kedelai Di Unit Pemukiman Trasmigrasi (UPT) A1 Pangkalan Kersik, Kecamatan Bayunglincir Kabupaten Musi Banyuasin, Propinsi Sumatera Selatanid
dc.titlePengamatan Serangga Hama Kedelai Di Unit Pemukiman Trasmigrasi (UPT) A1 Pangkalan Kersik, Kecamatan Bayunglincir Kabupaten Musi Banyuasin, Propinsi Sumatera Selatanid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record