Studi pemulihan kepadatan tanah bekas jalan sarad traktor dan luas keterbukaan areal/tanah bekas tebangan sistem silvikultur TPTI di HPH PT. Shorea Mer Timber, Riau
Abstract
Salah satu komponen kegiatan pembalakan adalah penya- radan. Penyaradan dengan traktor diduga menimbulkan be- berapa gangguan yang tidak diinginkan. Gangguan tersebut dapat terjadi dalam bentuk pemadatan tanah dan keterbukaan areal/tanah karena digunakan untuk jalan sarad.
Tujuan penelitian ini untuk menentukan secara kuanti- tatif tingkat pemulihan kepadatan tanah bekas jalan sarad utama. Disamping itu juga akan ditentukan luas keterbu- kaan areal/tanah yang digunakan untuk jalan sarad.
Penelitian ini dilaksanakan di areal kerja HPH PT. Shorea Mer Timber Propinsi Riau. Keadaan topografi seba- gian besar datar dengan kemiringan dibawah 15% dan jenis tanah seragam podsolik merah kuning.
Untuk mengamati tingkat pemulihan kepadatan tanah be- kas jalan sarad utama, maka diambil contoh tanah utuh pada kedalaman 0 20 cm pada petak tebang tahunan yang telah ditinggalkan 0 tahun, 2 tahun, 4 tahun, 6 tahun, 8 tahun dan 10 tahun serta pada hutan yang belum terganggu masing- masing dengan 4 ulangan. Petak contoh berukuran 50 x 50 m yang di dalamnya terdapat jalan sarad. Contoh tanah di-...
Collections
- UT - Forest Management [3207]
