Show simple item record

dc.contributor.advisorSofyan, Kurnia
dc.contributor.advisorSugiharto, Andoyo
dc.contributor.authorAbid, Abdullah
dc.date.accessioned2024-04-18T07:28:36Z
dc.date.available2024-04-18T07:28:36Z
dc.date.issued1997
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146334
dc.description.abstractKonsumsi kertas cenderung meningkat dengan berkem- bangnya ilmu pengetahuan dan teknologi serta bertambahnya jumlah penduduk. Proses pulping kimia konvensional ter- utama proses sulfat memiliki keuntungan yaitu kekuatan kertasnya tinggi. Tetapi proses ini memiliki kelemahan antara lain warna pulp yang dihasilkan coklat tua, gas buangan hidrogen sulfida dan metil merkaptan serta peng- gunaan chlor dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. Untuk menghasilkan pulp yang rendemennya tinggi, sa- lah satunya adalah dengan proses mekanis. Proses ini memiliki kelemahan antara lain sifat-sifat fisik pulpnya rendah, konsumsi energinya tinggi dan kandungan lignin dalam pulp masih tinggi. Oleh karena itu dirintis proses pengolahan pulp biomekanis dengan menggunakan jamur Phanerochaete chry- sosporium. Dengan konsep ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan energi, memperbaiki ikatan antar serat dan mengurangi dampak pencemaran lingkungan. Untuk proses pemutihan pulpnya menggunakan hidrogen peroksida karena mudah diaplikasikan, tidak bersifat racun sehingga tidak membahayakan lingkungan....id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForestry prouctsid
dc.subject.ddcPhanerochaete chrysosporiumid
dc.titlePengaruh jamur Phanerochaete chrysosporium dan pemutihan hidrogen peroksida terhadap indeks tarik, indeks retak, derajat putih dan opasitas pulp biomekanis bagas tebu (Saccharum officinarum L.)id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record