Show simple item record

dc.contributor.advisorAdnan, A. Muin
dc.contributor.authorAsniar
dc.date.accessioned2024-04-18T07:00:52Z
dc.date.available2024-04-18T07:00:52Z
dc.date.issued1987
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146318
dc.description.abstractTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui reaksi dari tanaman melon, tomat, dan kacang tanah terhadap isolat bakteri P. solanacearum yang berasal dari tomat, kacang tanah, dan melon serta menghitung intensitas serangan dan periaode inkubasi setiap perlakuan. Metode inokulasi dilakukan dengan dua cara yaitu inokulasi dengan menyuntikkan suspensi bakteri pada bagian pangkal batang tanaman uji dan cara penyiraman suspensi bakteri pada akar yang dilukai. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa semua tanaman uji secara positif menunjukkan gejala layu pada setiap perlakuan. Dengan analisa keragaman secara statistik diperoleh hasil bahwa perlakuan jenis tanaman uji berbeda nyata terhadap intensitas serangan, sedang perlakuan lain tidak berbeda nyata. Periode inkubasi tiap jenis isolat berbeda nyata demikian pula jenis tanaman uji. Periode inkubasi rata-rata isolat asal tomat adalah 25,96 hari, isolat asal kacang tanah 22,83 hari, dan isolat asal melon yaitu 27,54 hari. Intensitas serangan rata-rata jenis isolat asal tomat, kacang tanah, dan melon berturut-turut sebesar 1,37; 1,63; dan 1,42. Keadaan suhu dan kelembaban yang cukup tinggi tampak- nya merupakan salah satu faktor yang mendukung keberhasilan inokulasi bakteri di camping faktor tanaman inang dan 8 virulensi bakteri.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcUji patogenitas bakteri penyebab layu pada anaman melon dan kacang tanahid
dc.titleUji patogenitas bakteri penyebab layu pada anaman melon dan kacang tanahid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record