Show simple item record

dc.contributor.authorAsaputra, Dodi
dc.date.accessioned2010-05-07T02:35:40Z
dc.date.available2010-05-07T02:35:40Z
dc.date.issued2000
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/14630
dc.description.abstractPemanenan merupakan salah Satu fungsi pengelolaan hutan sehingga hasil hutan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat atau konsumen di luar hutan. Dalam kegiatan pemanenan perlu adanya perencanaan pemanenan yang didasarkan pada data yang akurat agar dapat berjalan secara terarah dan terkendali. Salah satu aspek yang llarus direncanakan pada kegiatan pemanenan adalah pembagian areal yang akan dipanen ke dalam petak-petak tebang da11 kemudian dibagi lagi ke dalam anak petak - anak petak tebang. Kegiatan pemanenan llutan rawa diawali dengan kegiatan pembuatan jalan ongkak yang digunakan untuk menyarad yang terbuat dari kayu dengan diameter kecil 5-10 cm. Kayu yang disarad dari tempat penebangan sampai TPn oleh regu sarad yang beranggotakan 6-9 orang. Kernampuan regu sarad di dalam melakukan kegiatan penyaradan terbatas sedangkan jarak sarad yang ada umurnya melebihi kemampuan regu sarad. Hal ini menyebabkan prestasi kerja penyaran dengan sistem kuda-kuda rendah, sehingga biaya total penyaradan akan menjadi lebih besar.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePenentuan Luas Anak Petak Tebang Berdasarkan Prestasi Kerja dan Biaya Penyaradan (Studi Kasus HPH PT. Rokan Permai Timber Propinsi Riau)id


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record