| dc.description.abstract | Penyakit gugur daun Corynespora muncul pada awal 1985 sebagai penyakit yang meresahkan para pekebun karet di Jawa barat, Jawa Tengah dan Sumatera Utara. Penelitian pengendalian secara kimiawi dan budidaya untuk penyakit ini telah banyak dilaksanakan, sedang untuk pengendalian biologi belum dilakukan. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menginventarisasi dan mengidentifikasi cendawan yang dapat bersifat antagonis terhadap Corynespora cassiicola penyebab penyakit gugur daun karet.
Kegiatan penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Cendawan Patogen Tumbuhan Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, dimuali dari bulan Agustus sampai bulan Desember 1989.
Dalam penelitian ini dilaksanakan isolasi cendawan dari daun karet dengan metode pencucian yaitu dengan memasukkan potongan daun karet yang telah dibersihkan ke dalam air destilata steril dan menumbuhkan suspensi tersebut pada media PDA. Organisme yang tumbuh kemudian diuji dengan uji antagonisme metode berganda. Parameter yang diamati ialah diameter koloni cendawan yang diduga antagonis dan C. cassiicola, juga terbentuk atau tidaknya zone penghambatan serta adanya hiperparasitisme. | id |