Show simple item record

dc.contributor.advisorArsyad, Sitanala
dc.contributor.authorPremono
dc.date.accessioned2024-04-18T01:37:55Z
dc.date.available2024-04-18T01:37:55Z
dc.date.issued1986
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146159
dc.description.abstractTanah sebagai salah satu sumber daya alam yang penting bagi manusia perlu mendapat perhatian yang serius agar terhindar dari kerusakan-kerusakan dan potensinya tetap mampu mendukung kehidupan di atasnya. Kerusakan tanah tersebut dapat disebabkan oleh penggunaan dan pengelolaan tanah yang kurang tepat. Secara langsung maupun tidak langsung kerusakan tersebut akan dirasakan oleh masyarakat melalui penurunan produktivitas dan kerusakan lingkungan hidup lainnya. Di daerah tropika seperti Indonesia sebagian besar kerusakan tanah adalah erosi. Kerusakan tersebut diperce- pat oleh cara-cara pengelolaan dan penggunaan lahan yang tidak memperhatikan kaidah konservasi tanah dan air seca- ra baik. Laporan dari LIPI-NAS pada tahun 1968 (dalam Arsyad, 1983) sudah menunjukkan sekitar satu sampai satu setengah juta hektar tanah di Jawa mengalami kerusakan berat karena erosi. Pada tahun-tahun berikutnya kerusakan tersebut akan terus meluas jika tidak segera dilakukan usaha perbaikan maupun pencegahan. Tanah sebagai salah satu sumber daya alam yang penting bagi manusia perlu mendapat perhatian yang serius agar terhindar dari kerusakan-kerusakan dan potensinya tetap mampu mendukung kehidupan di atasnya. Kerusakan tanah tersebut dapat disebabkan oleh penggunaan dan pengelolaan tanah yang kurang tepat. Secara langsung maupun tidak langsung kerusakan tersebut akan dirasakan oleh masyarakat melalui penurunan produktivitas dan kerusakan lingkungan hidup lainnya. Di daerah tropika seperti Indonesia sebagian besar kerusakan tanah adalah erosi. Kerusakan tersebut diperce- pat oleh cara-cara pengelolaan dan penggunaan lahan yang tidak memperhatikan kaidah konservasi tanah dan air secara baik. Laporan dari LIPI-NAS pada tahun 1968 (dalam Arsyad, 1983) sudah menunjukkan sekitar satu sampai satu setengah juta hektar tanah di Jawa mengalami kerusakan berat karena erosi. Pada tahun-tahun berikutnya kerusakan tersebut akan terus meluas jika tidak segera dilakukan usaha perbaikan maupun pencegahan…id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcLaju erosi dan perubaha sifat fisik tanah selama beberapa musim tanam tanaman semusim dan pemberian bahan organik pada latosol Darmaga, Bogorid
dc.titleLaju erosi dan perubaha sifat fisik tanah selama beberapa musim tanam tanaman semusim dan pemberian bahan organik pada latosol Darmaga, Bogorid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record