Show simple item record

dc.contributor.advisorRahminiwati, Min
dc.contributor.advisorDarusman, Huda S.
dc.contributor.authorAnggraini, Nova
dc.date.accessioned2024-04-17T04:25:52Z
dc.date.available2024-04-17T04:25:52Z
dc.date.issued2009
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146006
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antidiare ekstrak bawang putih pada mencit yang diinduksi oleh Oleum Ricini serta membandingkan potensinya dengan sediaan antidiare golongan parasimpatolitikum (Atropin sulfat) dan Karbo Absorbensia. Sebanyak 40 ekor mencit dibagi ke dalam 5 kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif dengan hanya diberikan 0.2cc aquades, kelompok kontrol positif golongan parasimpatolitikum yaitu atropin sebanyak 0.2cc, kelompok kontrol positif golongan absorbensia yaitu norit sebanyak 1cc/100gr BB, kelompok ekstrak dosis rendah (0,007cc) dan kelompok ekstrak dosis tinggi (0.35cc). Penelitian ini menggunakan metode proteksi diare terhadap Oleum Ricini dan transit intestinal. Hasil penelitian menunjukkan bawang putih tidak dapat memproteksi diare yang disebabkan Oleum Ricini secara signifikan penurunan frekuensi defeksi, onset diare dan meningkatkan konsistensi feses, memperkecil rasio transit intestinal dan berbeda signifikan (p<0.05) Akan tetapi ekstrak bawang putih dapat memperlambat transit intestinal. Dapat dilihat sifat antidiarenya bawang putih adalah antimikroba dan hanya mempengaruhi diare sekretorik pasif…id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleKhasiat ekstrak bawang putih [Allium sativum] sebagai obat antidiareid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordAnti-diarrheaid
dc.subject.keywordGarlicid
dc.subject.keywordExtractid
dc.subject.keywordOleum riciniid
dc.subject.keywordTransit intestinalid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record