Show simple item record

dc.contributor.advisorHidayat, Yayat
dc.contributor.advisorWahjunie, E. D
dc.contributor.authorHeriana, Memi
dc.date.accessioned2024-04-16T03:44:38Z
dc.date.available2024-04-16T03:44:38Z
dc.date.issued2012
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145842
dc.description.abstractTanah Latosol mempunyai potensi yang tinggi bagi pengembangan lahan pertanian dan merupakan tanah dominan kedua setelah Podsolik. Akan tetapi tanah Berte tersebut memiliki kemasaman tanah tinggi, miskin kandungan hara makro terutama P, K, Ca, dan Mg, dan kandungan bahan organik rendah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu dilakukan penambahan bahan organik sebagai soil conditioner. Bahan pembenah tanah (soil conditioner) didefinisikan sebagai bahan-bahan sintetis atau alami, organik atau mineral, berbentuk padat maupun cair yang mampu memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Penelitian bertujuan mempelajari pengaruh penambahan soil conditioner terhadap perbaikan sifat fisika tanah Latosol Darmaga. Perlakuan yang diterapkan adalah dosis soil conditioner yaitu A (perbandingan soil conditioner: tanah, 1:20), B (soil conditioner: tanah, 1: 30), dan C (soil conditioner tanah, 1:40), O (tanpa perlakuan). Soil conditioner yang @digunakan dalam bentuk briket dicampur merata dengan tanah dengan jumlah total soil conditioner dan tanah sebesar 4 kg (BKM). Soil conditioner dengan tanah diinkubasi dalam kondisi sekitar kapasitas lapang selama 2 bulan. Bogor) Soil conditioner memberi pengaruh cukup baik dalam meningkatkan pori drainase cepat. Sedangkan bobot isi, porositas tanah, kadar air tanah, pori drainase sangat cepat, dan pori drainase lambat serta pori air tersedia tidak dipengaruhi oleh aplikasi soil conditioner. Walaupun demikian terdapat kecenderungan menurunkan bobot isi tanah (antara kontrol dengan dosis optimum yaitu dosis A mengalami penurunan bobot isi sebesar 6%), pori drainase sangat cepat (19%), meningkatkan kadar air jenuh (9%), porositas tanah (1,5%), pori drainase lambat (66%), dan meningkatkan pori air tersedia Latosol Darmaga (73%). Hal ini disebabkan inkubasi soil conditioner baru dilakukan dalam waktu 2 bulan, sedangkan untuk memperbaiki Usifat fisik tanah diperlukan waktu yang lebih lama…dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAgricultureid
dc.subject.ddcSoil Science and Land Resourcesid
dc.subject.ddcBogorid
dc.subject.ddcJawa Baratid
dc.titlePengaruh pemberian soil conditioner terhadap sifat fisik tanah latosol Darmagaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordSoil bulk densityid
dc.subject.keywordSoil conditionerid
dc.subject.keywordSoil porosityid
dc.subject.keywordQuick drainase poreid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record