View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pendugaan potensi dan kemungkinan pengembangan pemasaran kayu rakyat di DAS Way Seputih Hulu Kabupaten Dati II Lampung Tengah

      Thumbnail
      View/Open
      full text (20.25Mb)
      Date
      1997
      Author
      Karambut, Fermico
      Hardjanto
      Hardjoprajitno, Soedari
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Hutan rakyat sebagai fungsi produksi merupakan salah satu basis yang kuat dalam menopang industri perkayuan di tanah air dan juga bermanfaat untuk meningkatkan pendapatan petani hutan rakyat. Untuk itu pada Pelita VI akan dibangun hutan rakyat seluas 250.000 ha yang diharapkan akan menghasilkan kayu sebanyak 43 juta meter kubik atau 8,7 juta meter kubik per tahun melalui pemantapan kelembagaan hutan rakyat (Direktur Penghijauan dan Perhutanan Sosial, 1995). Namun Sub Balai Rehabilitasi Lahan dan Konservasi Tanah (SBRLKT) Way Seputih Lampung (1993) memberikan gambaran target penanaman hutan rakyat dengan dana Inpres seluas 5.083 ha dimana yang terpelihara luasnya hanya tinggal 1.805 ha. Hal tersebut menunjukkan bahwa hasil pembangunan hutan rakyat yang dilakukan ternyata hasilnya masih jauh dengan yang diharapkan. Berbagai masalah yang dihadapi dalam pengelolaan hutan rakyat pada dasarnya berkisar pada masalah produksi, pemanfaatan dan pemasaran. Khususnya masalah pemasaran, sebagaian besar petani hutan rakyat masih sangat rendah pengetahuannya dalam hal memasarkan hasil-hasil kayunya (BRLKT Wilayah IV Bandung, 1991). Kurangnya informasi pasar dan permodalan yang dimiliki petani menyebabkan peranan tengkulak (tukang chainsaw) menjadi sangat menonjol terutama dalam penentuan harga pasaran dan volume perdagangan. KUD yang diharapkan dapat membantu terciptanya pasar yang wajar, selama ini kegiatannya lebih mengarah pada bidang pertanian, peternakan dan perkebunan. Hal ini menyebabkan petani beranggapan bahwa kayu rakyat sebagai komoditi yang kurang menguntungkan. Masa panen yang lama dan kesulitan dalam pemasaran merupakan dua faktor pemicu terjadinya degradasi dan peralihan...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145610
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository