Show simple item record

dc.contributor.advisorRosalina, Upik
dc.contributor.advisorZuhud, Ervizal A.M.
dc.contributor.authorLeunufna, Wicklief Ferdy Luwy
dc.date.accessioned2024-04-04T01:19:08Z
dc.date.available2024-04-04T01:19:08Z
dc.date.issued1997
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145209
dc.description.abstractTingkat keragaman sumberdaya alam yang sangat tinggi di Indonesia merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa, yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya bukan saja untuk generasi sekarang tetapi juga untuk generasi mendatang. Fungsi hutan sebagai penghasil kayu dewasa ini mempunyai manfaat yang besar sebagai penghasil devisa negara. Disadari ataupun tidak produksi kayu dari hutan alam Indonesia akan mengalami penurunan dikarenakan hutan terus diambil kayunya, sementara kegiatan pemulihan dan produksi hasil hutan ini memakan waktu yang cukup lama. Pemanfaatan hutan alam di Indonesia yang berkelanjutan atau lestari, memerlukan usaha-usaha untuk memanfaatkan hasil hutan non kayu. Pengragaman produk hasil hutan non kayu memerlukan prasyarat pengetahuan untuk pemanfaatannya. Salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah mengungkap dan menelaah pemanfaatan berbagai jenis tumbuhan yang secara tradisional telah mengakar di kalangan masyarakat, terutama pada masyarakat yang hidupnya dipedalaman dan terisolir. Tujuan penelitian ini adalah 1) mencari informasi tentang potensi pemanfaatan sumberdaya hutan non kayu oleh Suku Punan terutama untuk kebutuhan hidupnya, 2) mengetahui sumberdaya hutan non kayu yang diperkirakan mempunyai potensi ekonomi dimasa mendatang, dan 3) mengetahui potensi budaya/pengetahuan tradisional yang mendukung pelestarian sumberdaya hutan....id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForest managementid
dc.subject.ddcEthnobotanyid
dc.titleEtnobotani suku Punan (Studi kasus Di HPH PT.Belayan River Timber Kalimantan Timur)id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record