Show simple item record

dc.contributor.advisorAshadi, Gatut
dc.contributor.advisorHandajani, Sri Utami
dc.contributor.authorAdisiswanti, Sri
dc.date.accessioned2024-04-03T05:03:46Z
dc.date.available2024-04-03T05:03:46Z
dc.date.issued1990
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145105
dc.description.abstractToxoplasma gondii merupakan parasit obligat intrase- luler yang digolongkan dalam protozoa dan tersebar di seluruh dunia. Toxoplasma mampu menginfeksi manusia dan semua hewan berdarah panas, dimana kucing dan bangsa cing sebagai induk semang sejati. ku- Parasit obligat intraseluler yang kebanyakkan menye- rang hewan berdarah panas ini, biasanya merusak sel reti- kulo endothelia, sel parenkim hati, sel saraf, mikroglia, paru-paru, sel otot jantung dan skeletal, kelenjar epi- thelial, membran fetus dan sel-sel darah putih. Toxoplasma gondii di alam mempunyai kesanggupan meng- infeksi dalam tiga bentuk agen, yaitu tachyzoit (di dalam pseudokista), bradyzoit (di dalam kista) dan sporozoit (di dalam ookista). Arti parasitisme yang berhasil ialah penyesuaian dan kelangsungan hidup yang mana keberhasilan setiap parasit tidak diukur dari gangguan yang ditimbulkannya pada induk semang, melainkan dari kemampuannya untuk menyesuaikan dan menyatukan diri dengan lingkungan induk semang. Dari segi imunologi suatu parasit dipandang berhasil apabila dapat menyatukan diri dengan induk semang sedemikian rupa sehingga tidak dianggap asing....id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAspek kekebalan infeksi Toxoplasma gondii pada hewanid
dc.titleAspek kekebalan infeksi Toxoplasma gondii pada hewanid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record