View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Conservation of Forest and Ecotourism
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Conservation of Forest and Ecotourism
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kajian permasalahan ruang terbuka hijau di daerah pinggiran kota (Urban Fringe) Jakarta (Studi kasus kecamatan Jagakarsa dan Kecamatan Cipayung)

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (21.61Mb)
      Date
      1997
      Author
      Hindrayanto, Wahyu
      Sunarminto, Tutut
      Prasetyo, Lilik Budi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Rencana Tata Ruang (RUTR) Jakarta tahun 1985-2005 telah menyertakan Kecamatan Jagakarsa dan Cipayung sebagai salah satu ruang terbuka hijau (RTH) di pinggir kota (Urban Fringe), yang sebagian arealnya masih berupa lahan pertanian milik masyarakat. Lahan pertanian ini mempunyai peranan yang sama dengan hutan kota dan taman kota. Ternyata mempertahankan keberadaan RTH, terutama pengembangan lahan pertanian mengalami berbagai masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perubahan kebijakan pemerintah daerah mengenai RTH di wilayah JAВОТАВЕК, (2) persepsi pemilik lahan pertanian mengenai RTH dan (3) faktor yang menyebabkan alihfungsi lahan pertanian. Perubahan tataguna lahan di Kecamatan Jagakarsa dari penggunaan pertanian ke non pertanian terutama untuk pemukiman disebabkan oleh urbanisasi, dimana selama tahun 1985-1995 terjadi peningkatan jumlah penduduk 8,5%. Di Kecamatan Cipayung selain urbanisasi, luas sawah berku- rang 245 ha selama tahun 1994-1996 sebagian besar oleh proyek pembangunan. Perubahan ini disebabkan adanya perubahan kebijakan. Dalam Rencana Tata Ruang JABOTABEK 1975-1979 dan RUTR Jakarta 1965-1985 pemukiman ke wilayah Selatan untuk pengembangan mengantisipasi urbanisasi, sedangkan pada RUTR Jakarta 1985-2005 wilayah Selatan menjadi daerah penyangga lingkungan. Tidak adanya rencana detil/teknis tata ruang menyebabkan peruntukan lahan pertanian sebagai RTH tidak jelas. Luas rata-rata kepemilikan lahan pertanian responden di Kecamatan Jagakarsa 0,27 ha, dengan luas terkecil 0,02 ha dan terbesar 0,80 ha. Luas rata-rata lahan responden Kecamatan Cipayung 0,19 ha, dengan lahan terkecil 0,05 ha dan terbesar 1,5 ha. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/144863
      Collections
      • UT - Conservation of Forest and Ecotourism [2502]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository