| dc.description.abstract | Penelitian dilakukan di laboratorium dan rumah plastik Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, dari tanggal 4 November 1986 sampai dengan 17 Januari 1987.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan bahan organik terhadap perkembangan penyakit rebah kecambah pada ketimun yang disebabkan oleh P. aphanidermatum.
Bahan organik yang digunakan tiga macam, yaitu tepung jerami padi, sisa kacang tanah dan dedak. Ketiga bahan tersebut diberikan dalam empat dosis, yaitu 0, 0.5, 1 dan 5 persen (gram per gram berat tanah basah) atau setara dengan dosis 0, 10, 20. dan 100 ton bahan organik per hektar. Untuk pengamatan perkembangan populasi bakteri dan cendawan dilakukan tiga kali, yaitu pada minggu ke-0, 3 dan 5 setelah penambahan bahan organik ke tanah pengamatan perkembangan penyakit rebah kecambah (dengan menghitung persentase kecambah yang rebah) dan pertumbuhan tanaman (dengan mengukur tingginya) dilakukan pada saat 5, 10 dan 15 hari setelah tanam. | id |