Show simple item record

dc.contributor.advisorSinukaban, Naik
dc.contributor.authorSabrianti, Dian
dc.date.accessioned2024-04-02T04:51:20Z
dc.date.available2024-04-02T04:51:20Z
dc.date.issued1988
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/144772
dc.description.abstractBertambahnya jumlah penduduk dengan pesat merupakan masalah serius yang dihadapi dalam masa pembangunan Indonesia. Meningkatnya jumlah penduduk menyebabkan meningkatnya kebutuhan komoditi pertanian, khususnya pangan. Oleh karena itu usaha peningkatan produksi pangan harus dilakukan terus menerus. Dilain pihak luasan lahan pertanian banyak yang berubah fungsi sebagai tempat pemukiman, taman rekreasi atau pusat-pusat industri. Sebagai gantinya dilakukan pembukaan lahan yang mungkin saja tidak cocok untuk usaha pertanian dan atau bila diusahakan akan mengganggu atau membahayakan alam sekitarnya. Pembukaan lahan seperti ini akan menyebabkan kerusakan dan menurunkan produktivitas tanah bila tanpa diikuti tindakan pengawetan dan pengelolaan tanah yang baik, mengingat tanah yang diusahakan umumnya berupa tanah kering dengan topografi bergelombang sampai berbukit. Beberapa faktor yang dapat menurunkan produktivitas tanah tanpa irigasi ialah: kemunduran kualitas sifat fisik tanah, sulitnya mempertahankan ketersediaan air tanah pada musim kemarau, penurunan kandungan bahan organik tanah, dan merosotnya kesuburan tanah (Mulyadi, 1977).id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPengaruh bahan organik dan kapur terhadap sifatid
dc.subject.ddcsifat reteksi air, stabilitas agregat, dan kapasitas infiltrasi latosol darmaga, bogorid
dc.titlePengaruh bahan organik dan kapur terhadap sifat-sifat reteksi air, stabilitas agregat, dan kapasitas infiltrasi latosol darmaga, bogorid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record