Show simple item record

dc.contributor.advisorAchjadi, R. Kurnia
dc.contributor.advisorPurwantara, Bambang
dc.contributor.authorErmariah
dc.date.accessioned2024-03-27T00:55:06Z
dc.date.available2024-03-27T00:55:06Z
dc.date.issued1990
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143704
dc.description.abstractAnestrus pada sapi yaitu suatu masa seekor sapi betina tidak menunjukkan tanda-tanda berahi pada masa siklusnya atau tidak bersiklus sama sekali. Gejala anestrus merupakan suatu gangguan reproduksi yang banyak mengakibatkan kerugian ekonomi cukup besar karena dapat menurunkan jumlah populasi dan adanya penurunan produksi susu. Keadaan ini sangat sering ditemukan dan ini merupakan masalah infertilitas kelompok sapi perah yang penting diketahui oleh para peternak, maupun bagi para dokter hewan yang bertugas dilapangan. Banyak hal yang menyebabkan terjadinya anestrus, antara lain secara fisiologis oleh adanya kebuntingan, corpus luteum persisten, karena berahi tenang, berahi yang tidak teramati, gangguan fungsi endokrin, kesalahan manajemen, kelemahan, perubahan patologi atau kelainan anatomis organ reproduksi. Untuk mengetahui secara pasti penyebab anestrus diperlukan ketelitian dan keahlian dalam mendiagnosanya sebelum dilakukan pengobatan.. Setelah diobati juga diperlukan evaluası hasil pengobatan tersebut untuk mengetahui keberhasilannya. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcTinjauan kejadian anestrus pada sapi perah suatu$bstudi kasus di wilayah Kabupaten Daerah tingkat II Bogorid
dc.titleTinjauan kejadian anestrus pada sapi perah suatu : studi kasus di wilayah Kabupaten Daerah tingkat II Bogorid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record