Tinjauan Kekebalan Beberapa Penyakit Protozoa Darah Pada Sapi di Indonesia
Abstract
Di Indonesia beberapa penyakit yang disebabkan oleh protozoa darah dapat menimbulkan wabah yang sangat merugikan usaha-usaha peternakan. Sampai saat ini penyakit protozoa darah seperti Babesiosis, Theileriosis dan Try panosomiasis serta parasit darah dari golongan Rickettsia yang menyebabkan Anaplasmosis sudah menyebar hampir seluruh wilayah Indonesia. Dalam penularan penyakit- penyakit ini kepada sapi dan kerbau diperlukan vektor. Pengendalian penyakit-penyakit tersebut dapat dilaksanakan dengan usaha pencegahan dan penyembuhan penyakit. Dalam usaha pencegahan perlu diketahui lebih dahulu mengenai sifat-sifat kekebalan dari masing-masing parasit.
Ditemukan faktor-faktor tidak spesifik pada kekebalan yaitu, limpa merupakan organ penting dalam menghasilkan resistensi tubuh hewan yang terserang penyakit, hewan yang lebih muda memiliki resistensi lebih tinggi terhadap infeksi parasit (Anaplasmosis, Babesiosis dan Theileriosis), adanya perbedaan resistensi diantara bangsa-bangsa sapi terhadap infeksi (Babesiosis, Theileriosis), dan kemudian faktor-faktor lain yang tidak khas seperti stimulasi RES oleh endotoksin atau infeksi organisma lain dapat menambah resistensi terhadap penyakit parasiter.
Faktor premunisi merupakan proses kekebalan yang terdapat pada penyakit yang disebabkan oleh protozoa. Didalam tubuh terdapat antibodi dan antigen dalam jumlah terbatas, bila antigen tersebut lenyap dari tubuh maka daya kekebalan juga akan lenyap (kekebalan dapatan). ...
