Show simple item record

dc.contributor.advisorSoeprapto
dc.contributor.advisorRukyani, A.
dc.contributor.authorNainggolan, Dewi Naike
dc.date.accessioned2024-03-26T07:36:19Z
dc.date.available2024-03-26T07:36:19Z
dc.date.issued1990
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143682
dc.description.abstractUmumnya vaksinaşi melibatkan pemberian antigen yang diperoleh dari agen menular pada hewan sehingga tanggap kebal ditingkatkan dan tercapai resistensi terhadap agen menular. Keperluan utama dalam memproduksi vaksin adalah untuk kemudahan memproduksi antigen yang bersifat protektif dan aman. Dalam memproduksi sejumlah besar antigen yang protektif dan aman, seringkali harus menghadapi masalah yang sukar dipecahkan. Namun kemungkinan untuk mengembangkan vaksin terhadap parasit Ichthyophthirius multifiliis menjadi terbuka ketika ditemukan bahwa ikan lele (channel eatfish) yang disuntik dengan ciliata yang kekerabatannya dekat dengan I. multifiliis yaitu Tetrahyymena pyriformis menjadi kebal terhadap serangan parasit tersebut diatas. Pada penelitian ini ikan lele Dumbo (Clarias gariepienus) diimunisasi dengan route intraperitoneal dengan antigen sel lengkap Tetrahymena pyriformis dalam berbagai dosis, kemudian serum antibodi ikan lele Dumbo diuji serologis in vitro terhadap parasit Ichthyophthirius multifiliis untuk melihat ada tidaknya reaksi aglutinasi. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPenelitian imunisasi penyakit bintik putih pada ikan lele dumbo (Clarias gariepienus) dengan vaksin tetrahymena pyriformisid
dc.titlePenelitian imunisasi penyakit bintik putih pada ikan lele dumbo (Clarias gariepienus) dengan vaksin tetrahymena pyriformisid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record