| dc.description.abstract | Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari metoda superovulasi, manfaatnya dan aspek-aspek reproduksi yang mempengaruhinya pada ternak kambing.
Kambing merupakan ternak ruminansia kecil yang ikutan dil dalam rangka memenuhi kebutuhan protein hewani bagi bangsa Indonesia. Pemeliharaan kambing banyak dijumpai hampir di setiap daerah, karena kambing mempunyai sifat-sifat yang menguntungkan. antara lain: modal pemeliharaan relatif kecil dan cepat berkembang karena jumlah anak dalam setiap kelahiran bisa lebih dari satu ekor dan jarak kelahiran yang relatif pendek.
Di Indonesia, seperti di negeri-negeri tropis lainnya dimana tidak terdapat lamanya perbedaan siang dan malam, kegiatan reproduksi kambing betina berlangsung sepanjang tahun dan tidak terpengaruhi oleh musim.
Lama siklus berahi yang normal pada kambing berkisar antara 18 sampai 24 hari dengan rata-rata 21 hari dengan lama setiap berahi adalah 24 sampai 36 jam. Pubertas mulai terlihat setelah berumur lima sampai tujuh bulan.
Ovulasi adalah peristiwa pecahnya folikel de Graaf pada permukaan ovarium diikuti dengan pengeluaran cairan folikel bersama sel telur yang dikandungnya serta sel yang menyelubunginya. | id |