Show simple item record

dc.contributor.advisorAshadi, Gatut
dc.contributor.authorLelana, R. Putratama Agus
dc.date.accessioned2024-03-26T04:03:58Z
dc.date.available2024-03-26T04:03:58Z
dc.date.issued1986
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143523
dc.description.abstractKoksidiosis merupakan penyakit parasiter yang menyerang hewan yang disebabkan oleh genus Eimeria. Pada kelinci terdapat dua bentuk koksidiosis, yakni koksidiosis intestinal dan koksidiosis hati. Eimeria stiedae adalah protozoa penyebab koksidiosis hati. Menyerang ganas pada kelinci muda (terutama umur 5-8 minggu) sedang hewan dewasa yang terserang cenderung menjadi karier dan mengekalkan penyakit. Hampir di seluruh dunia dilaporkan. Sekalipun kejadiannya jarang, namun menyebabkan kematian dengan mortalitas 50% sampai 100%. Kasus banyak bersifat subklinis. Pada kasus klinis gelaja yang tampak adalah: pembesaran abdomen, nafsu makan menurun, berat badan menurun, ikterus dan mencret. Penularan penyakit melalui makanan dan minuman atau bahan lain yang tercemar sporokista yang terbawa tinja penderita. Ookista ini berbentuk oval, berdinding licin dan double contour, berwarna merah kekuningan, mikrofil jelas, terang dan datar, ukuran (28-40 X 16-25) mikron. Siklus hidup mengalami tiga daur. Daur skizogoni, menghasilkan skizon dan merozoit. Daur gametogoni, menghasilkan gametosit, dan melalui fertilisasi terbentuk zigot yang berubah menjadi ookista dan keluar berturut- turut dari buluh empedu, usus dan tinja. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPenanganan koksidiosis hati (Eimeria stiedae) pada kelinciid
dc.titlePenanganan koksidiosis hati (Eimeria stiedae) pada kelinciid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record