Show simple item record

dc.contributor.advisorSigit, Singgih H
dc.contributor.authorLingganingsih
dc.date.accessioned2024-03-26T03:40:11Z
dc.date.available2024-03-26T03:40:11Z
dc.date.issued1985
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143508
dc.description.abstractBoophilus microplus (Canestrini, 1887) merupakan caplak berumah satu yang umumnya menyerang sapi. Selain sapi caplak ini dapat juga menyerang hewan lain. Gangguan yang ditimbulkan pada hewan berupa kegatalan, kerusakan kulit dan kehilangan darah. Selain itu caplak ini juga dapat bertindak sebagai vektor beberapa penyakit hewan. Masa pra bertelur caplak ini pade suhu 22°-32°C dan kelembaban relatif 84-92% sangat bervariasi berkisar antara 2-7 hari. Tidak ada hubungan antara berat badan caplak dengan masa pra bertelur. Masa bertelur pada suhu dan kelembaban yang sama juga beragam yakni antara 8-18 hari. Terdapat hubungan antara berat badan caplak dengan masa bertelur, semakin berat badannya maka semakin panjang masa bertelurnya. Jumlah telur yang dihasilkanpun bervariasi antara 70-3568 butir. Caplak dengan berat badan minimum 20 mg atau lebih sudah mulai dapat bertelur. Terdapat hubungan yang sangat erat antara berat badan caplak dengan jumlah telur yang dihasilkan. Semakin berat badannya atau semakin tua usianya maka akan semakin banyak telur yang dapat dihasilkannya.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcHubungan antara berat badan badan caplek boophilus microplus dengan produksi telurid
dc.titleHubungan antara berat badan badan caplek boophilus microplus dengan produksi telurid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record