Show simple item record

dc.contributor.advisorDjojosudarmo, Suharto
dc.contributor.advisorNoordin, Muchidin
dc.contributor.authorChairil, Roselina
dc.date.accessioned2024-03-26T02:59:32Z
dc.date.available2024-03-26T02:59:32Z
dc.date.issued1987
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143478
dc.description.abstractPenulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui berbagai faktor penyebab kegagalan reproduksi babi betina. Faktor-faktor tersebut antara lain; gangguan hormonal, defek anatomi, faktor penyakit, faktor makanan dan manajemen. Babi adalah ternak mamalia yang beranak dalam jumlah besar dengan selang kelahiran yang lebih singkat dibanding kambing, sapi dan kuda. Selain itu ternak babi tumbuh cepat dan mengubah makanan menjadi daging secara ekonomis. Sifat-sifat tersebut menyebabkan babi sebagai ternak dengan potensi reproduksi yang tinggi sebagai ternak komersial. Kegagalan reproduksi akibat gangguan hormonal yang sering ditemukan pada babi adalah cyste pada ovarium (cyste ovari). Cyste ovari dapat ditemukan pada hewan bunting maupun tidak bunting, pada induk babi maupun dara. Masalah reproduksi yang ditimbulkan antara lain; siklus berahi tidak teratur, kemajiran sementara atau permanen.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcBerbagai faktor penyebab kegagalan reproduksi babi betinaid
dc.titleBerbagai faktor penyebab kegagalan reproduksi babi betinaid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record