| dc.description.abstract | Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui berbagai faktor penyebab kegagalan reproduksi babi betina. Faktor-faktor tersebut antara lain; gangguan hormonal, defek anatomi, faktor penyakit, faktor makanan dan manajemen.
Babi adalah ternak mamalia yang beranak dalam jumlah besar dengan selang kelahiran yang lebih singkat dibanding kambing, sapi dan kuda. Selain itu ternak babi tumbuh cepat dan mengubah makanan menjadi daging secara ekonomis. Sifat-sifat tersebut menyebabkan babi sebagai ternak dengan potensi reproduksi yang tinggi sebagai ternak komersial.
Kegagalan reproduksi akibat gangguan hormonal yang sering ditemukan pada babi adalah cyste pada ovarium (cyste ovari). Cyste ovari dapat ditemukan pada hewan bunting maupun tidak bunting, pada induk babi maupun dara. Masalah reproduksi yang ditimbulkan antara lain; siklus berahi tidak teratur, kemajiran sementara atau permanen. | id |