Show simple item record

dc.contributor.advisorPartoatmodjo, Soeratno
dc.contributor.authorAdiyoto
dc.date.accessioned2024-03-26T01:31:48Z
dc.date.available2024-03-26T01:31:48Z
dc.date.issued1983
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143401
dc.description.abstractTujuan penyusunan skripsi ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi terjadinya leptospirosis pada manusia khususnya, serta pada hewan umumnya. Agen penyebab leptospirosis adalah bakteri dari ordo Spirochaeta. Penyakit leptospirosis dapat ditemukan baik pada manusia maupun pada hewan. Kejadian pada manusia, karena mempunyai hubungan yang langsung maupun tidak langsung dengan hewan seperti sapi dan babi, diantaranya sebagai konsumen daging dan susu; sebagai pemelihara hewan kesayangan seperti kucing dan anjing; dan juga dari pekerjaannya misalnya: peternak dan dokter hewan. Selain manusia mempunyai hubungan dengan hewan, juga mempunyai hubungan erat dengan lingkungan (misalnya: air dan tanah). Melalui hewan keadaan lingkungan tersebut dapat tercemar oleh mikroorganisme ini, sehingga secara tidak sengaja manusia terinfeksi oleh mikroorganisme ini. Selain hewan ternak, terutama yang berperan penting sebagai reservoir alam adalah tikus. Tikus dapat dijumpai di mana-mana baik di rumah, sawah, selokan ataupun tempat-tempat lain. Tikus dapat membawa penyakit ini baik ke hewan ternak maupun ke manusia. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcFaktorid
dc.subject.ddcfaktor lingkungan yang memperbesar kemungkinan terjadinya leptospirosis pada manusiaid
dc.titleFaktor-faktor lingkungan yang memperbesar kemungkinan terjadinya leptospirosis pada manusiaid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record