Show simple item record

dc.contributor.advisorHardjosworo, Soehardjo
dc.contributor.advisorSajuthi, Dondin
dc.contributor.authorPamungkas, Joko
dc.date.accessioned2024-03-26T00:52:50Z
dc.date.available2024-03-26T00:52:50Z
dc.date.issued1985
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143370
dc.description.abstractSatwa primata bersama manusia termasuk di dalam ordo Primata. Kemiripan dalam beberapa hal antara keduanya menjadikan satwa primata sebagai "substitute" dalam penelitian untuk posisi manusia sukarelawan. Kejadian penularan infeksi hepatitis dari satwa primata kepada manusia secara alami (Nonhuman Primate-Associated Hepatitis) menggugah para peneliti untuk melakukan penelitian hepatitis manusia lebih mendalam dengan menggunakan satwa primata sebagai hewan modelnya. Infeksi hepatitis pada satwa primata tidak bisa ditunjukkan secara klinis dan kelainan yang ditimbulkannya teramati dengan melakukan pemeriksaan ensimatik, pengamatan histopatologi dan pengamatan sirkulasi antigen dan antibodinya. Untuk penelitian hepatitis A manusia digunakan satwa primata dari "New World Monkey" (Callithrix spp, Saguinus spp dan Aotus trivirgatus), dari "Old World Monkey" (Macaca speciosa, M. mulatta dan Cercopithecus aethious) serta simpanse (Pan troglodytes); Untuk penelitian hepatitis B manusia digunakan satwa primata dari "Old Monkey" (M. mulatta) dan simpanse; Sedangkan untuk penelitian hepatitis non-A, non-3 manusia dilakukan ter- hadap simpanse. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcSatwa primata sebagai hewan model penelitian hepatitis manusiaid
dc.titleSatwa primata sebagai hewan model penelitian hepatitis manusiaid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record