Show simple item record

dc.contributor.advisorNabib, Rachmat
dc.contributor.authorWardana, Wisnu
dc.date.accessioned2024-03-25T07:41:15Z
dc.date.available2024-03-25T07:41:15Z
dc.date.issued1983
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143339
dc.description.abstractSpirocercosis adalah suatu penyakit parasiter yang disebabkan oleh cacing Spirocerca lupi (Spirocerca sangui nolenta, Spiroptera sanguinolenta, Filaria sanguinolenta). Disamping menyerang anjing parasit ini sering menyerang karnifora liar lain seperti serigala, rubah, jackal. Penyakit ini tersebar di seluruh dunia terutama di negara- negara beriklim panas. Penularan dari hewan satu ke hewan lain memerlukan induk semang antara yaitu sejenis kumbang koprofagus (pemakan kotoran) dan atau induk semang paratenik seperti katak, kadal, ular, ayam. Mendiagnosa spirocercosis adalah sulit karena gejala kliniknya tidak begitu jelas atau tidak patognomonik. Kebanyakan spirocercosis pada anjing terdeteksi setelah hewan dinekropsi, yakni dengan ditemukannya bungkul-bungkul di aorta, esofagus, lambung atau pada organ lain. Apabila bungkul tersebut dibuka maka akan ditemukan cacing Cacing Spirocerca lupi di dalamnya.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPatologi Penyakit Spirocecosis Pada Anjingid
dc.titlePatologi Penyakit Spirocecosis Pada Anjingid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record