Penyebab kematian pedet serta dampaknya terhadap perkembangan populasi Sapi Sabah Sahiwal Friesian (SSF)
View/ Open
Date
2012Author
Kaliwon, Nurul Aini Fitria
Achjadi, Kurnia R.
Metadata
Show full item recordAbstract
Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui penyebab kematian sapi pedet Sabah Sahiwal Friesian serta dampak terhadap perkembangan populasinya. Penyebab @kematian tertinggi yang terjadi di Stasiun Pembiakan Ternakan Jabatan Perkhidmatan Haiwan dan Perusahaan Ternak (JPHPT) in Sebrang Keningau, Sabah, Malaysia adalah hairball (21,71%), lethargik (17,43%), kahexia (13,16%), bloat 19,87%), diare (9,21%), dehidrasi (8,22%) and pneumonia (7,90%). Kematian di ustasiun adalah disebabkan oleh masalah higienis dan manajemen pakan. Kematian bedet menyebabkan penurunan pada garis kemiringan sapi pengganti sehingga mengubah kemiringan pada stok. Sapi Pengganti adalah sapi yang dijadikan bibit induk yang menggantikan sapi tua dan tidak produktif lagi. Manajemen pedet yang baik perlu menerapkan hygienis, pemantauan dan pengendalian susu sehingga akan meningkatkan pedet terhindar penyakit. Hal ini akan memberi keuntungan kepada stasiun.
Kata kunci: Pedet, Kematian, Sabah Sahiwal Friesian, sapi pengganti
