| dc.description.abstract | Pembangunan di bidang kehutanan dewasa ini sudah mulai memperhatikan pengelolaan, pemanfaatan dan pengembangan kawasan yang menghasilkan manfaat intangible sebagai salah satu alternatif yang dapat menghasilkan devisa bagi negara. Rekreasi sebagai salah satu kegiatan yang dilakukan untuk memanfaatkan waktu luang secara konstruktif dan menyenangkan semakin diminati oleh wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri. Wana Wisata Curug Nangka merupakan salah satu objek wisata alam hutan yang dikelola oleh Perhutani KPH Bogor. Objek wisata ini telah dikembangkan sejak tahun 1990. Pembangunan objek wana wisata ini tidak semata-mata ditujukan untuk memperoleh pendapatan atau keuntungan, tapi dimaksudkan pula sebagai sarana pembinaan masyarakat agar lebih mencintai alam dan lingkungannya (Perhutani, KPH Bogor).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik obyek rekreasi dan pengunjung dari Wana Wisata Curug Nangka, membuat kurva penduga permintaan terhadap manfaat rekreasi berdasarkan atas kesediaan membayar dengan perluasan metode biaya perjalanan dan menduga nilai penerimaan yang dapat diperoleh pengelola kawasan rekreasi pada berbagai tingkat harga karcis masuk yang dikenakan terhadap pengunjung.
Menurut Douglass (1970) permintaan rekreasi dipengaruhi oleh lima faktor yaitu: masyarakat, uang, waktu, komunikasi, dan penawaran. Dalam menilai manfaat rekreasi, Safri, er al. (1996) mengatakan bahwa biaya perjalanan merupakan pendekatan analisis yang berhubungan dengan tempat khusus dan mengukur nilai dari tempat-tempat tertentu dimana biaya perjalanan sebagai suatu peubah ke suatu tempat wisata akan mempengaruhi jumlah kunjungan yang dilakukan seorang wisatawan.
Wana Wisata Curug Nangka merupakan salah satu objek wisata alam hutan yang secara administratif termasuk kedalam wilayah perbatasan antara Desa Sukajadi Kecamatan Tamansari dan Desa Gunung Malang Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Lokasi objek Wana Wisata Curug Nangka berada di wilayah kaki Gunung Salak dengan ketinggian 750 m dpl, berdekatan dengan areal Bumi Perkemahan Sukamantri. Perjalanan menuju lokasi wisata ini dari arah kota Bogor (±32 km) melalui Ciapus yang dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat hingga gerbang masuk ke lokasi wisata, dan dilanjutkan dengan jalan kaki sepanjang 1,5 km. | id |