| dc.description.abstract | Kendala utama dalam pengembangan tanaman jagung pada lahan kering di Indonesia adalah produksinya yang rendah dan menurun yaitu dengan rata-rata produksi nasional 1,8 ton/ha. Upaya untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman dapat dilakukan dengan meningkatkan kesuburan tanah melalui pemberian input kedalam tanah. Penggunaan kapur dan pupuk fosfor merupakan salah satu tindakan alternatif untuk mengatasi masalah pertanian dilahan kering.
Tujuan penelitian ini untuk mempelajari pemberian pupuk fosfor pada berbagai dosis kapur dan mempelajari cara inkubasi kapur dan pupuk fosfor terhadap tanaman jagung (Zea mays L.) pada tanah Hapludult (Podsolik) Gajrug.
Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu rancangan split plot dengan faktor yang dicobakan adalah kapur terdiri dari 4 taraf K00, K1 = 25% setara Al-dd, K2 50% setara Al-dd, K3 = 100% setara Al-dd dan pupuk fosfor dengan dosis 1,24 g TSP/pot, 3,37 g fosfat alam/pot dan 1,04 g monokalsium fosfat/pot yang setara dengan pemberian 50 ppm P. Pupuk dasar yang digunakan berupa ZA dengan dosis 100 ppm N (2,4 g ZA/pot) dan KCl dengan dosis 100 ppm K (1 g KCl/pot). Untuk mengetahui pengaruh dari tiap perlakuan maupun kombinasi dari beberapa perlakuan dilakukan uji lanjut Duncan. ..dst | id |