| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jarak pasak dan diameter pasak tertentu yang terbaik sehingga berpengaruh pada kekuatan lentur balok laminasi mekanis kayu tusam (Pinus merkusii Jungh. et de Vriese) dibandingkan dengan balok utuhnya. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengolahan Mekanis dan Laboratorium Keteknikan Kayu, Jurusan Teknologi Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.
Bahan kayu penyusun maupun pasaknya menggunakan kayu tusam seluruhnya. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan percobaan faktorial 3 x 4 dengan faktor jarak pasak (5 cm, 7.5 cm, dan 10 cm) serta faktor diameter pasak (6 mm, 8 mm, 10 mm, dan 12 mm). Jumlah ulangan setiap kombinasi perlakuan maupun balok utuh adalah 5 (lima), sehingga total contoh uji adalah 65 buah. Respon yang diukur adalah Kerapatan, nilai MOE dan MOR. | id |