Show simple item record

dc.contributor.advisorNandika, Dodi
dc.contributor.advisorSyafii, Wasrin
dc.contributor.authorRosamah, Enih
dc.date.accessioned2024-03-19T06:49:28Z
dc.date.available2024-03-19T06:49:28Z
dc.date.issued1990
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142404
dc.description.abstractKenyataan menunjukkan bahwa kebanyakan kayu Indonesia mempunyai keawetan yang rendah (kelas awet IV V). Dengan perkataan lain sebagian besar jenis kayu Indonesia mudah diserang jasad perusak kayu. Sebaliknya kayu dari kelas awet yang tinggi lebih tahan terhadap serangan perusak kayu, karena mengandung zat yang bersifat racun terhadap perusak kayu (zat ekstraktif), misalnya kayu jati (T. grandis). Namun demikian setiap jenis kayu memiliki zat ekstraktif yang berbeda baik jenis maupun jumlahnya. Disamping itu zat ekstraktif yang ada dalam satu jenis kayu terdiri dari bermacam-macam zat yang berbeda daya racun, kelarutan, dan kadarnya. Sehubungan dengan itu suatu penelitian telah dilakukan untuk mengetahui peranan zat ekstraktif kayu jati dalam pencegahan dari serangan jamur pelapuk Schizophyllum commune Fr. serta kemungkinan pemanfaatannya sebagai bahan pengawet alami.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForestry - Forest productid
dc.titlePeranan zxat ekstraktif terhadap keawetan kayu jati (Tectona grandis L. F)id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordjatiid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record