Show simple item record

dc.contributor.advisorArsyad, Sitanala
dc.contributor.authorNajamuludin
dc.date.accessioned2024-03-19T01:54:35Z
dc.date.available2024-03-19T01:54:35Z
dc.date.issued1988
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142232
dc.description.abstractOlindum Penyediaan bahan pangan baik dari segi jumlah maupun jenis, tidak boleh tidak harus dikembangkan. Namun sisi lain, kanan-lahan pertanian beririgasi semakin terbatas, sehingga perhatian mulai beralih kepada pengembangan "pertanian lahan kering". Di daerah-daerah tropis lembab seperti di Indosenia dengan rata-rata curah hujan melebihi 1500 mm per tahun, air merupakan penyebab utama terjadinya erosi. Hilangnya lapisan olah tanah yang subur dan baik dalam menunjang pertumbuhan tanaman, dan berkurangnya kemampuan tanah untuk menyerap dan menahan air merupakan dua macam ke- rusakan tanah yang ditimbulkan oleh erosi. Bahaya erosi ini banyak terjadi di daerah-daerah lahan kering, terutama yang terletak pada topografi berlereng. Keadaan ini sebagai akibat dari penggunaan dan pengelolaan tanah dan air yang kurang tepat. Dengan demikian setiap penggunaan lahan mutlak perlu memperhatikan kaedah-kaedah konservasi tanah dan air. Penanaman tanaman penutup tanah pada tanah-tanah yang terbuka merupakan salah satu tindakan yang efektif dalam pencegahan erosi. Peranan tanaman penutup tanah dalam mencegah erosi bisa secara langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh umur pertumbuhan kacang tanah (Arachis hypogea L.) terhadap aliran permkaan dan erosi…dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPengaruh umur pertumbuhan kacang tanah terhadap aliran permukaan dan erosiid
dc.titlePengaruh umur pertumbuhan kacang tanah terhadap aliran permukaan dan erosiid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record