| dc.description.abstract | Tujuan Penelitian ini adalah mempelajari interaksi Fosfor (P), Kalium (K), dan Kalsium (Ca) pada Podsolik Gajrug terhadap pertumbuhan dan serapan hara tanaman jagung (Zea mays L.) varietas Hibrida Pioneer-5 selama fase pertumbuhan vegetatif.
Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga faktorial, menyangkut penggunaan P, K, dan Ca serta masing-masing terdiri atas 3 ulangan, sehingga jumlah keseluruhan sebanyak 81 satuan percobaan.
Pupuk P berpengaruh sangat nyata meningkatkan kandungan P-tersedia, Kdd Cadd, Mgdd, bobot kering bagian atas (maksimum 23.47 g) dan akar (8.39 g) tinggi tanaman minggu ke-6 (86.63 cm), serapan P, K (63868.71 ppm), dan Ca bagian atas, serta serapan P (770.68 ppm) dan K (26081.74 ppm) akar. Pemupukan P berpengaruh nyata terhadap serapan Ca akar (1538.21 ppm) dan tidak berpengaruh nyata terhadap Aldd.
Pupuk K berpengaruh sangat nyata meningkatkan kandungan Kdd, bobot kering bagian atas (18.48 g) dan akar (7.29 g), serapan P, K, dan Ca akar, serta serapan K bagian atas. Pemupukan K berpengaruh nyata terhadap serapan Ca bagian atas dan tidak berpengaruh nyata terhadap P-tersedia, Cadd, Mgdd, Aldd tinggi tanaman minggu ke-6, serta serapan P bagian atas.
Dolomit berpengaruh sangat nyata meningkatkan kandungan P-tersedia, Kdd, Cadd, Mgdd, Aldd (25.86 ppm), bobot kering bagian atas dan akar (7.32 g), tinggi tanaman minggu ke-6 (80.72 cm), serapan P, K, dan Ca akar (1564.76 ppm), serta serapan P, K dan Ca bagian atas. ... | id |