| dc.description.abstract | Tujuan dari penelitian ini adalah mengetagui pengaruh ketersediaan air dan intensitas radiasi surya terhadap pola pertumbuhan, produksi serta serapan hara total N, P dan K pada beberapa jenis varietas kedelai. Penelitian ini menggunakan rancangan anak-anak petak terpisah (slit-split lot) dengan tiga ulangan. Sebagai petak utama adalah naungan, air merupakan anak petak (sub-plot), dan varietas sebagai anak-anak (sub sub-plot). Tiga taraf intensitas radiasi surya yang disimulasikan dengan lapisan naungan kawat kasa, masing-masing tanpa naungan (RO), 1 lapis (R1), dan 2 lapis (R2). Taraf kadar air tanah masing-masing 25% (A1), 50% (A2) dan 75% (A3), sedangkan varietas kedelai yang digunakan adalah Wilis (K1), Malabar (K2) dan Lokon (K3). Tanaman diberi perlakuan air sesuai dengan taraf perlakuan, dengan metode timbang.
Keadaan unsur-unsur iklim di dalam rumah kaca bersifat saling mempengaruhi satu Kelembaban relatif udara (RH) di dalam riumah kaca mempunyai korelasi yang cukup erat dengan suhu udara (r = 0,55) dan intensitas radiasi surya (r= 0,48). Intensitas radiasi surya dan suhu udara merupakan unsur iklim yang mem- punyai korelasi yang sangat erat hubungannya dengan evapotranspirasi.
Tinggi tanaman dipengaruhi oleh faktor naungan dan air tersedia, ketika varietas kedelai berumur 18-25 HST. Pada umur 25-39 HST nyata dipengaruhi oleh air tersedia, varietas dan terjadi interaksi antara naungan, air tersedia dan jenis varietas. | id |