| dc.description.abstract | Nematoda gastrointestinal merupakan penyebab penurunan produksi pada hewan ternak. Infeksi cacing ini menyebabkan gangguan motilitas gastrointestinal dan aliran bahan makanan. Gangguan proses pencernaan dan motilitas menyebabkan diarrhea dan gangguan penyerapan zat gizi (Holmes, 1987), dan cacing parasitik dalam saluran pencernaan juga mengambil sari makanan yang akan atau yang telah diserap oleh induk semang (Dunn, 1978).
Salah satu cacing saluran pencernaan yang berbahaya pada anak sapi adalah Toxocara vitulorum. Cacing ini mempunyai daur hidup yang kompleks dan sepanjang perjalanan daur hidupnya terutama pada larva stadium dapat berakibat fatal karena pada stadium ini larva II akan bermigrasi ke berbagai jaringan tubuh seperti hati, paru- paru, ginjal, otot dan lain-lain sebagainya. ... | id |